Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Oktober 2014

Tutorial Bascom Avr

TUTORIAL BASCOM AVR


Bahasa pemprograman BASIC dikenal di seluruh dunia sebagai bahasa pemrograman handal, cepat, mudah dan tergolong kedalam bahasa pemprograman tingkat tinggi. Bahasa BASIC adalah salah satu bahasa pemprograman yang banyak digunakan untuk aplikasi mikrokontroler karena kemudahan dan kompatibel terhadap mikrokontroler jenis AVR dan didikung oleh compiler software berupa BASCOM-AVR.


Kontruksi bahasa BASIC pada BASCOM-AVR
Setiap bahasa pemprograman mempunyai standar penulisan program. Konstruksi dari  program bahasa BASIC harus mengikuti aturan sebagai berikut:
$regfile = “header”
’inisialisasi
’deklarasi variabel
’deklarasi konstanta
Do
’pernyataan-pernyataan
Loop
end
Pengarah preprosesor
$regfile = “m16def.dat” merupakan pengarah pengarah preprosesor bahasa BASIC yang memerintahkan untuk meyisipkan file lain, dalam hal ini adalah file m16def.dat yang berisi deklarasi register dari mikrokonroller ATmega 16, pengarah preprosesor lainnya yang sering digunakan ialah sebagai berikut:
$crystal = 12000000  ‘menggunakan crystal clock 12 MHz
$baud = 9600             ‘komunikasi serial dengan baudrate 9600
$eeprom                     ’menggunakan fasilitas eeprom
Tipe Data
Tipe data merupakan bagian program yang paling penting karena sangat berpengaruh pada program. Pemilihan tipe data yang tepat maka operasi data menjadi lebih efisien dan efektif.
Tabel 1 Tipe Data pada BASCOM AVR
NoTipeJangkauan
1234
5
6
7
8
BitByteIntegerWord
Long
Single
Double
String
0 atau 10 – 255-32,768 – 32,7670 – 65535
-2147483648 – 2147483647
1.5 x 10^–45 – 3.4 x 10^38
5.0 x 10^–324 to 1.7 x 10^308
>254 by
Konstanta
Konstanta merupakan suatu nilai dengan tipe data tertentu yang tidak dapat diubah-ubah selama proses program berlangsung. Konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu diawal program.
Contoh :            Kp = 35, Ki=15, Kd=40
Variabel
Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program yang dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan. Nama dari variable terserah sesuai dengan yang diinginkan namun hal yang terpenting adalah setiap variabel diharuskan :
  1. Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf, max 32 karakter.
  2. Tidak boleh mengandung spasi atau symbol-simbol khusus seperti : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dan lain sebagainya kecuali underscore.
  3. Deklarasi
Deklarasi sangat diperlukan bila akan menggunakan pengenal (identifier) dalam suatu program.
Deklarasi Variabel
Bentuk umum pendeklarasian suatu variable adalah Dim nama_variabel AS tipe_data
Contoh : Dim x As Integer ‘deklarasi x bertipe integer
Deklarasi Konstanta
Dalam Bahasa Basic konstanta di deklarasikan langsung.
Contohnya : S = “Hello world” ‘Assign string
Deklarasi Fungsi
Fungsi merupakan bagian yang terpisah dari program dan dapat dipanggil di manapun di dalam program. Fungsi dalam Bahasa Basic ada yang sudah disediakan sebagai fungsi pustaka seperti print, input data dan untuk menggunakannya tidak perlu dideklarasikan.
Deklarasi buatan
Fungsi yang perlu dideklarasikan terlebih dahulu adalah fungsi yang dibuat oleh programmer. Bentuk umum deklarasi sebuah fungsi adalah :
Sub Test byval variabel As type)
Contohnya : Sub Pwm(byval Kiri As Integer , Byval Kanan As Integer)
Operator
Operator Penugasan
Operator Penugasan (Assignment operator) dalam Bahasa Basic berupa “=”.
Operator Aritmatika
*    : untuk perkalian
/     : untuk pembagian
+    : untuk pertambahan
-     : untuk pengurangan
%   : untuk sisa pembagian (modulus)
Operator Hubungan (Perbandingan)
Operator hubungan digunakan untuk membandingkan hubungan dua buah operand atau sebuah nilai / variable, misalnya :
=          ’Equality X = Y
<          ’Less than X < Y
>          ’Greater than X > Y
<=        ’Less than or equal to  X <= Y
>=        ’Greater than or equal to X >= Y
Operator Logika
Operator logika digunakan untuk membandingkan logika hasil dari operator-operator hubungan. Operator logika ada empat macam, yaitu :
NOT    ‘Logical complement
AND   ‘Conjunction
OR      ‘Disjunction
XOR   ‘Exclusive or
Operator Bitwise
Operator bitwise digunakan untuk memanipulasi bit dari data yang ada di memori. Operator bitwise dalam Bahasa Basic :
Shift A, Left, 2    : Pergeseran bit ke kiri
Shift A, Right, 2   : Pergeseran bit ke kanan
Rotate A, Left, 2 : Putar bit ke kiri
Rotate A, right, 2 : Putar bit ke kanan
Pernyataan Kondisional (IF-THEN – END IF)
Pernyataan ini digunakan untuk melakukan pengambilan keputusan terhadap dua buah bahkan lebih kemungkinan untuk melakukan suatu blok pernyataan atau tidak. Konstruksi penulisan pernyatan IF-THEN-ELSE-END IF pada bahasa BASIC ialah sebagai berikut:
IF  pernyataan kondisi 1 THEN
‘blok pernyataan 1 yang dikerjakan bila kondisi 1 terpenuhi
IF pernyataan kondisi 2 THEN
‘blok pernyataan 2 yang dikerjakan bila kondisi 2 terpenuhi
IF pernyataan kondisi 3 THEN
‘blok pernyataan 3 yang dikerjakan bila kondisi 3 terpenuhi
Setiap penggunaan pernyataan IF-THEN harus diakhiri dengan perintah END IF sebagai akhir dari pernyatan kondisional.
Gambar 1 Diagram alir Pernyataan Kondisional (IF-THEN – END IF)
Pernyataan Kondisional (SELECT-CASE-END SELECT)
Pernyataan ini digunakan untuk melakukan pengambilan keputusan terhadap banyak kondisi. Konstruksi penulisan pernyatan SELECT-CASE-END SELECT pada bahasa BASIC ialah sebagai berikut:
SELECT CASE  var
CASE ‘kondisi1 : ‘blok perintah1
CASE ‘kondisi2 : ‘blok perintah2
CASE ‘kondisi3 : ‘blok perintah3
CASE ‘kondisi4 : ‘blok perintah4
CASE ‘kondisi5 : ‘blok perintah5
CASE ‘kondisi’n’ : ‘blok perintah’n’
END SELECT ‘akhir dari pernyatan SELECT CASE
Gambar 2 Diagram alir Pernyataan Kondisional (SELECT-CASE-END SELECT)

Rabu, 21 Mei 2014

Perancangan Navigasi Mobile Robot Menggunakan Kompas HM55B

Contoh Tugas Akhir

Perancangan Navigasi Mobile Robot Menggunakan Kompas HM55B

Abstrak

Seiring berkembangnya teknologi berbagai macam alat yang bekerja secara kendali automatis, maka berkembang pula teknologi robotika yang dapat mempermudah pekerjaan manusia dibidang industri, selain itu seiring perkembangannya robot juga kini berkembang di dunia pendidikan sebagai edukatif. Salah satunya mobile robot, berbagai jenis mobile robot kini telah dikembangkan. Mobile robot sangat memerlukan navigasi arah, untuk menentukan arah mana yang harus mobile robot lalui. Disini penulis akan mencoba membanding antara program pengulangan dengan sensor kompas digital tipe HM55B seberapa besarkah error yang didapatkan, seberapa dekat dengan sudut sebenarnya untuk menentukan arah penggunaan PWM dan sensor kompas. Ini yang mendasari untuk menjadikan penelitian tugas akhir yang berjudul "Perancangan Navigasi Mobile Robot Menggunakan Kompas HM55B". Hasil yang ingin dicapai penulis sendiri adalah ingin mengetahui seberapa besarkah error yang didapat dengan sensor kompas digital dengan membandingkan dengan menggunakan PWM masih dalam batas teloransi yaitu 0 - 5 derajat, dimana kompas digital yang digunakan penulis bertipe HM55B. Kompas analog sebagai acuan untuk mendapatkan error dari sudut yang sebenarnya yang dibaca kompas analog, apakah lebih presisi mengunakan kompas digital atau penggunaan PWM dalam penentuan arah dengan pembacaan sudut. 

 Description Alternative : 

Along the development of a variety of technology tools that work in automatic control, it also develops robotics technology that can facilitate human work in the field of industry, besides that its development as a robot is also now growing in the world of education as an educative. One of these various types of mobile robot have now been developed. Mobile robot navigation are in need of direction, to determine which direction to go through a mobile robot. Here the author will try to compare between the program loop with a digital compass sensor type HM55B how much error is obtained, how close to the actual angle to determine the direction of the PWM and compass sensors. This is to make the research underlying the thesis entitled "Design of Mobile Robot Navigation Using a Compass HM55B". Results to be achieved is the author himself wanted to know how much error is obtained with a digital compass sensor by comparing with using PWM teloransi still within the limits of 0-5 degrees, which the authors used a digital compass type HM55B. Analog compass as a reference to get an error from the actual corner that read analog compass, if more precision using a digital compass or the use of PWM in determining the direction of the reading corner.



Download BAB II



Download BAB III



Download BAB IV



Download BAB V

Perancangan Autonomous Payload Berbasis GPS Dan Mikrokontroler Picaxe-40X2 (studi kasus korindo 2010)

Contoh Tugas Akhir

Perancangan Autonomous Payload Berbasis GPS Dan Mikrokontroler Picaxe-40X2 (studi kasus korindo 2010)

Abstrak

Dalam sebuah teknologi roket saat ini perkembangannya sangat pesat. Dalam roket tersebut terdapat muatan yang dinamakan payload. Sebuah payload disebut modern dan baik apabila payload tersebut dapat dikendalikan secara otomatis maupun manual. Kendali tersebut tidak akan tercapai tanpa adanya nilai untuk dijadikan acuan. Untuk mendapatkan sebuah nilai acuan pada muatan roket harus dilengkapi dengan sensor, maka diperlukan adanya suatu metode kendali muatan roket dengan sistem jarak jauh, dilengkapi dengan pendeteksi lokasi koordinat. Pada pembuatan tugas akhir ini telah dilakukan berbagai macam pengujian, maka telah berhasil dibuat sebuah autonomous payload atau muatan roket berbasis GPS. Perangkat tersebut mampu mengetahui titik koordinat suatu tempat serta dapat mengetahui arah lokasi tujuan dengan menggunakan bantuan kompas digital. Perangkat ini dapat dikendalikan secara otomatis maupun manual dari jarak jauh, dengan pusat kendali dari ground segment. Ground Segment tersebut dirancang menggunakan software Visual Basic 6.0. Hasil yang telah dicapai dari perancangan ini yaitu, telah berhasil dirancang sebuah autonomous payload berbasis GPS yang dapat mengetahui arah lokasi tujuan, dan pembacaan titik koordinat suatu tempat oleh GPS telah berhasil dilakukan dengan ketelitian 10m. Informasi tersebut dapat dikiirimkan ke ground segment dengan baik, dengan mengacu ke rule Korindo 2010 payload atau muatan roket dapat digunakan untuk mode homing.

 Description Alternative :

In the currently of rocket technology, development is very fast. The rocket compartment contains an object, that is called the payload. A payload can be said to be modern and well if the payload can be controlled automatically or manually. The control it will not be achieved without a reference value. To get the reference value in the payload, must be completed with the sensors, it is necessary a method control system of payload with remotely, equipped with location detection coordinates. In making this final task, we have performed a variety of tests, it has successfully created an autonomous payload GPS based. The device is capable of knowing coordinates of a place and be able to know the direction of the destination with help of a digital compass. These devices can be controlled automatically or manually of remotely, the control center from the ground segment. The ground segment are designed using the Visual Basic 6.0 software. The results had been achieved from this design is has been successfully designed a GPS based autonomous payload which can be know the direction of the destination location and reading the coordinates of a place by the GPS has been successfully performed with accuracy 10m. Such information can be sent to ground segment with properly, with reference to the rule Korindo 2010 a payload can be used for homing mode.

Keyword : muatan roket, kendali otomatis, GPS

Download BAB I



Download BAB II



Download BAB III



Download BAB IV



Download BAB V

Simulasi Pemantauan Gerbang Kereta Api Menggunakan TLP/RLP 434

Contoh Tugas Akhir

Simulasi Pemantauan Gerbang Kereta Api Menggunakan TLP/RLP 434


Abstrak

Kereta api merupakan salah satu sarana transportasi darat yang dapat menjadi alternatif pilihan masyarakat karena memiliki banyak kelebihan. Namun sayangnya dibalik kelebihan-kelebihan tersebut sarana transportasi darat kereta api ini memiliki kekurangan sehingga menyebabkan peristiwa kecelakan kereta api. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan disebabkan oleh lintasan yang tanpa penjaga. Hal tersebut dapat ditangani dengan cara mengendalikan pintu lintasan kereta api menggunakan sensor di tempat lintasan yang tanpa penjaga dengan menggunakan wireless.

Pada perancangan alat ini, sensor Maxsonar EZ-1 akan mendeteksi kereta api saat melintas. Jika sinyal yang dihasilkan oleh sensor sesuai dengan pembacaan sensor ketika kereta api sedang melintas pada rel kereta api, maka sinyal tersebut akan dikirimkan melalui modul TLP 434 dan diterima oleh modul RLP 434 sebagai modulator dan demodulator, yang kemudian akan memberikan sinyal yang dibaca oleh mikrokontroller ATMega 8535 untuk membuka atau menutup pintu lintasan kereta api yang digerakkan oleh motor driver. Hasil dari pendeteksian tersebut kemudian ditampilkan ke komputer. Pengujian dilakukan dengan membuat miniatur rel kereta api, miniatur kereta api yang digunakan berukuran tinggi 7 cm dan untuk peletakan sensor 28 cm di atas permukaan rel. Hasil pengujian didapat cukup baik yang menunjukkan bahwa sensor dapat membaca benda pada jarak tertentu, yaitu jarak 7-21 cm di atas permukaan rel. Adapun hasil pengujian waktu penutupan dan pembukaan pintu lintasan kereta api yaitu selama 3 detik.

Keyword : Maxsonar EZ-1, TLP dan RLP 434, ATMega 8535



Download BAB II



Download BAB III



Download BAB IV



Download BAB V

Perancangan Telemetri Suhu Dan Kelembaban Sebagai Pendeteksi Peringatan Dini Bencana Alam

Contoh Tugas Akhir

Perancangan Telemetri Suhu Dan Kelembaban Sebagai Pendeteksi Peringatan Dini Bencana Alam


Abstrak


Telemetri berasal dari kata “Tele” yang berarti jauh dan “Metri” yang berarti pengukuran, dengan demikian telemetri adalah suatu sistem komunikasi untuk transfer data pengukuran jarak jauh yang menggunakan media transmisi sebagai Carrier data tersebut. Telemetri berfungsi untuk mengukur suatu objek dari jarak jauh dan hasil pengukuran tersebut dikirimkan kepada operator. Namun sistem telemetri yang ada saat ini masih bersifat monitoring saja. Hal tersebut dapat lebih bermanfaat jika dijadikan sebagai pendeteksi bencana alam. Pada perancangan alat ini Sensor SHT11 akan mengukur suhu dan kelembaban di lingkungan sekitar dan memasukan data hasil pengukuran ke ATMEGA8535 untuk diproses. Setelah nilai suhu dan kelembaban didapat maka data tersebut akan dikirim melalui Modem Radio Frekuensi YS 1020UB untuk diterima, diproses, serta ditampilkan di komputer berdasarkan nilai setpoint. Setelah itu data dikirim kembali ke rangkaian indikator menggunakan Modem Radio Frekuensi YS 1020UB. Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan output sensor SHT11 dengan alat pembanding dan melakukan pengiriman data di dalam dan di luar ruangan dengan rentang jarak 100 – 800 meter. Adapun hasil dari pengujian adalah output sensor SHT11 berbeda 1 - 2ºC dengan alat pembanding, pengiriman dan penerimaan menggunakan Modem Radio Frekuensi YS 1020UB data di dalam dan di luar ruangan berhasil terkirim dengan rentang jarak 100 – 500 meter.

Description Alternative :

Telemetry derived from the word “Tele” meaning far and “metry” means the measurements, there by telemetry is a communication system for data transfer distance measurements using the transmission medium as the carrier data. Telemetry function to measure an object from a distance and measurement result are transmitted to the operator. But the telemetry system which is currently still be monitoring it. It may be more useful if used as a detector of natural disaster. In design this tool SHT11 sensor will measure temperature and humidity in the environment and enter data into ATMEGA8535 measurement result to be processed. After the temperature and humidity values obtained then the data will be transmitted via Radio Frequency Modem YS 1020UB to be accepted, processed, and displayed on a computer based on the setpoint value. After that data is sent back to the circuit indicator using Radio Frequency Modem YS 1020UB. Testing is done by comparing the sensor output comparator SHT11 with tools and perform data transmission within and outside the room has a range of 100 – 800 meter. The result of testing the sensor output is different SHT11 1 – 2 ºC by means of comparison, the transmission and reception using Radio Frequency Modem YS 1020UB data inside and outside the room is sent has a range of 100 – 500 meters.

Keyword : SHT11, ATMEGA8535, Modem Radio Frekuensi YS 1020UB

Download BAB I



Download BAB II



Download BAB III



Download BAB V

Kendali On/Off Dan Intensitas Lampu Menggunakan Frekuensi Radio

Contoh Tugas Akhir

Kendali On/Off Dan Intensitas Lampu Menggunakan Frekuensi Radio

Abstrak

Pada zaman perkembangan teknologi ini khususnya dibidang otomatisasi, mendominasi upaya untuk membentuk suatu alternatif kebijaksanaan dalam perkembangan teknologi yang dapat mempermudah, mengefisienkan dan mempercepat segala aktifitas manusia. Untuk mempermudah aktifitas manusia tersebut diperlukan suatu sarana yang menunjang, yaitu software dan hardware.

Sistem kendali yang dirancang berupa software menggunakan visual basic 6.0 untuk mengendalikan piranti hardware, dimana setiap penekanan tombol pada form visual basic 6.0 akan mengirimkan data yang berbeda secara jarak jauh melalui rangkaian MAX232 dan RF YS-1100U transmitter. Data yang diterima oleh RF YS-1100U receiver akan diproses oleh basic stamp BS2P40 dan dieksekusi oleh modul on/off dan intensitas lampu pijar untuk mengatur on/off dan intensitasnya secara manual maupun otomatis, yang terakhir adalah mengirimkan status lampu ke user. Dengan dirancangnya sistem ini, penulis dapat mengendalikan on/off dan intensitas lampu menggunakan visual basic 6.0 secara jarak jauh untuk mengefisienkan pengaturan dan memaksimalkan sumber daya yang dipakai. 

 Description Alternative :

 On technological formative epoch it in particular at automatization area, dominating effort to form a wisdom alternative in formative technological one gets to water down, to efficient and hastening all man activity. To water down that man activity is needful a medium that props, which is software and hardware. 

 Control system that is designed as software utilizing Visual Basic 6.0 to restrain apparatus hardware, where each knobbed emphasis on form Visual Basic 6.0 will send data that variably distance goes away to pass through MAX232 series and RF YS-1100U transmitter. Accepted data by RF YS-1100U receiver will be processed by basic stamp BS2P40 and executed by module on/off and glow lamp intensity to manage on/off and itâ€Â™s intensity manually and also automatic, the last one is send lamp state goes to user. With be designed this system, writer can restrain on/off and lamp intensity utilize Visual Basic 6.0 distance go away to efficient arrangements and maximizes resource that is used.

Keyword : Kendali, Visual Basic 6.0, On/off, Intensitas


Download BAB I



Download BAB II



Download BAB III



Download BAB IV



Download BAB V

Senin, 12 Mei 2014

Aplikasi RTC Dan Penggunaan Eeprom Untuk Menentukan Waktu Keberangkatan Bus Berbasis Mikrokontroler

Contoh Tugas Akhir

Aplikasi RTC Dan Penggunaan Eeprom Untuk Menentukan Waktu Keberangkatan Bus Berbasis Mikrokontroler

Absrtak

Dalam bidang transportasi masih banyak sekali permasalahan- permasalahan yang sering ditemukan salah satunya di terminal. Banyak sekali terminal yang belum menggunakan alat penjadwalan Bus yaitu tentang informasi waktu keberangkatan Bus. Sehingga para penumpang kesulitan dalam memperoleh informasi mengenai waktu keberangkatan Bus. Aplikasi RTC dan penggunaan EEPROM untuk menentukan waktu keberangkatan Bus. Akan memberikan informasi tentang penjadwalan bus. RTC digunakan sebagai waktu dan EEPROM digunakan untuk menyimpan waktu keberangkatan Bus. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan alarm yang berfungsi sebagai tanda, bahwa bus harus berangkat. Dengan adanya aplikasi ini semoga saja para penumpang yang berada di terminal tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi penjadwalan bus.

Kata Kunci: RTC(Real Time Clock), dan EEPROM

Download BAB I

Download BAB II

Download BAB III

Download BAB IV

Download BAB V

Pengembangan Inkubator Bayi Dan Sistem Monitoring Berbasis Wireless

Contoh Tugas Akhir

Pengembangan Inkubator Bayi Dan Sistem Monitoring
Berbasis Wireless

Abstrak

Saat ini telah banyak diciptakan alat otomatis dan praktis. Termasuk didunia kesehatan, sebagai contoh inkubator bayi . Inkubator umumnya digunakan pada bayi yang terlahir prematur. Dari hasil penelitian inkubator bayi yang sudah ada masih bersifat manual karena dalam pengoperasiannya masih menggunakan tangan manusia, misalnya untuk menghidupkan kipas apabila suhu di dalam inkubator terlalu panas atau sebaliknya. Dengan adanya masalah tersebut diperlukan suatu sistem "Pengembangan Inkubator Bayi Dan Sistem Monitoring Berbasis Wireless" yang dapat mengontrol dan memonitoring suhu inkubator bayi secara wireless, sehingga memudahkan dokter dan perawat dalam memantau bayi. Alat ini dikembangkan dari Tugas Akhir Yusuf Ismail (2009) yaitu "Inkubator Bayi Berbasiskan Mikrokontroler ATMEGA8535 ". Alat ini akan dikembangkan secara wireless dengan mengunakan modem radio frekuensi YS-1020UB, dengan LCD karakter 16x2 sebagai display perubahan suhu dalam inkubator dan buzzer sebagai indikator suara yang memberi tahu dokter dan perawat jika bayi tersebut buang air kecil. Sensor basah sebagai media masukan, sedangkan modem radio frekuensi YS-1020UB sebagai media transmisi pengiriman data secara wirelesss, dan LM35DZ sebagai sensor suhu serta SHT11 sebagai sensor kelembaban yang nantinya akan diproses secara otomatis oleh mikrokontroller. Dengan pengembangan alat ini diharapkan dapat membantu tugas dokter dan perawat dalam memantau bayi.

Description Alternative :

When this has been created many automated tools and practical.Including in the world healthcare, for example a baby incubator.The incubator typically use in babies prematures. From the research of existing baby incubator stil manual because in operation still using the humanhand, for example to turnon afan when temperature inside the incubator is too hot or otherwise. The presence of these problems we need a system of "Baby The incubator Development and Wireless Based Monitoring System"to can control and monitor wireless baby incubator temperature, making it easier for doctors and nurses to monitor baby. This tool was deveeloped from Final Yusuf Ismail (2009) is" ATMEGA8535 Microcontroller Based Baby The Incubator”. This tool will be developed with using a wireless radio frequency modem YS-1020UB, with 16x2 character LCD display changes as the temperature in incubator and buzzer sound indicators that tell the doctor and nurses if the baby pie. Wet as a media sensor inputs,while the radio frequency modem YS-1020UB as a transmission medium in wireless data transmission, and LM35DZ as temperature sensors and humidity sensors SHT11 as that will be processed automatically by the microcontroller. With the development of this tool is expected to help doctors and nurse in the task of monitoring the baby.

Keyword : LM35DZ, SHT11, Mikrokontroller ATMega8535, Modem radio frekuensi YS-1020UB, LCD karakter 16x2

Download BAB I


Download BAB II


Download BAB III


Download BAB IV


Download BAB V

Sabtu, 10 Mei 2014

Perancangan Sistem Monitoring Ketinggian Air Dan Kendali Irigasi Berbasis Sensor Ultrasonik Melalui Frekuensi Radio Half Duplex

Contoh Tugas Akhir

Perancangan Sistem Monitoring Ketinggian Air Dan Kendali Irigasi Berbasis Sensor Ultrasonik Melalui Frekuensi Radio Half Duplex

Abstrak

Bidang pertanian dan perkebunan sangat membutuhkan sebuah sistem irigasi yang baik untuk menunjang hasil panen. Dalam sistem irigasi terdapat berbagai alat mekanik pengendali dan pengontrol ketinggian air, misalnya saja pengontrol ketinggian air dan pengendali pintu air baik otomatis maupun manual. Akan tetapi, dalam sistem irigasi sering dijumpai permasalahan antara lain, adanya hujan yang tidak diharapkan sehingga membuat ketinggian air dalam irigasi penuh, dan kurangnya air dalam irigasi yang disebabkan kekeringan. Jika ditinjau dari permasalahan tersebut,diperlukan sebuah control unit untuk mengatur agar sistem tetap terkendali.

Pengendali pintu air menggunakan motor DC 12V untuk membuka atau menutup pintu air pada sistem. Sensor PING Ultrasonik membaca kondisi tinggi permukaan air dari dasar irigasi. Micro switch sebagai saklar untuk mematikan putaran motor DC sekaligus pemberi status keadaan pintu. Pusat pengelolaan informasi dilakukan oleh mikrokontroler basic stamp dimana mikrokontroler ini diprogram menggunakan bahasa basic, sedangkan informasi tentang kondisi ketinggian air dan status pintu akan dikirim melalui Radio frekuensi YS1100 yang akan ditampilkan pada PC. Sistem terbentuk dalam tiga bagian, bagian pertama untuk mengukur tinggi permukaan air, bagian kedua untuk pengendali gerak pintu air, dan yang ketiga adalah bagian utuk komunikasi hardware dengan PC.

Hasil yang didapat dari sensor akan dikirim ke komputer melalui jalur udara (wireless). Hasil pengujian menunjukan pengiriman dan penerimaan data dapat bekerja dengan baik. Kemudian dari hasil pengujian sensor ketinggian air menunjukan bahwa sensor dapat bekerja dengan baik dan akurat. Selanjutnya Interface pada komputer dapat berjalan dengan baik ketika menerima data dan mengirim data.

Kata kunci: Basic stamp 2p40, PING Ultrasonik, Radio frekuensi YS1100, Micro switch.

Download BAB I


Download BAB II
Download BAB III
Download BAB IV
Download BAB V

Perancangan Sistem Pengering Kertas

Contoh Tugas Akhir

Perancangan Sistem Pengering Kertas

Abstrak

Sebuah alat pengering kertas efisien untuk mengeringkan kertas yang basah. Manfaat alat ini adalah untuk mendapatkan kertas kering yang memiliki suhu dan tingkat kelembaban yang ideal. Di dunia industri percetakan kulalitas kertas sangatlah penting, karena dapat mempengaruhi proses percetakan. Untuk mendapatkan kualitas hasil cetak yang optimal dirancang alat yang dapat membantu yaitu pengering kertas. Sistem kontrol untuk mesin pengering kertas menggunakan Atmega 8535. Dimana keypad sebagai input pada mikrokontroler dengan memberikan set point suhu dan set point berat pada alat pengering kertas tersebut. Untuk mengukur besar suhu pada ruang pengering kertas digunakan sensor suhu SHT11. Dan hasil dari pengukuran suhu oleh sensor SHT11 akan ditampilkan pada LCD. Pada pengering kertas ini menggunakan 4 buah kipas, dimana 3 buah kipas berfungsi sebgai pengendali aliran udara pada ruang pemanas sehingga udara panas pada box merata dan 1 buah kipas digunakan untuk membuang udara jenuh serta heater water yang digunakan sebagai pemanas dari ruang pengering kertas tersebut. Untuk proses pengaktifan kipas dan heater water dibutuhkan rangkaian pengontrol tegangan, Dalam pengontrol tegangan ini digunakan relay yang terhubung ke kipas dan heater water. Di dalam pengontrol tegangan ini juga terdapat transistor yang berfungsi sebagai saklar dan optocoupler sebagai pemisah rangkaian pembangkit pulsa pada sisi masukan dengan keluaran serta dioda berfungsi sebagai pengaman transistor dari arus balik yang ada pada relay. Berdasarkan hasil pengujian alat tersebut dapat mengeringkan kertas dengan menggunakan 4 buah kipas dan 1 buah heater. Output dari sensor akan ditampilkan ke LCD sebagai display dari seluruh proses yang dilakukan. Alat ini akan berhenti saat kertas basah sudah kering dengan pemberitahuan bunyi dari buzzer. 

Kata Kunci : Atmega 8535, SHT11, Pengering kertas.


Rabu, 07 Mei 2014

Visualisasi Pesan Di Belakang Kendaraan Roda Empat Menggunakan Mikrokontroler

Contoh Tugas Akhir

Visualisasi Pesan Di Belakang Kendaraan Roda Empat Menggunakan Mikrokontroler


Abstrak

Kebutuhan orang akan alat transportasi di zaman modern ini sangat meningkat, berbagai macam alat transportasi pun banyak jenisnya. Alat transportasi juga terbagi dua yaitu kendaraan umum dan kendaraan pribadi. Kendaraan umum atau dalam istilah angkutan umum sering banyak dijumpai hampir di seluruh negara. Mayoritas di kota-kota besar angkutan umum yang paling banyak yaitu taksi karena lebih nyaman dibandingkan dengan angkutan lainnya. Pada Tugas Akhir ini penulis merancang suatu alat “Visualisasi Pesan Di Belakang Kendaraan Roda Empat Menggunakan Mikrokontroler”. Alat ini menggunakan keypad untuk masukan manual dan sensor ultrasonik untuk masukan otomatis. Data akan ditampilkan ke LCD dan dot matriks. Pemograman yang digunakan yaitu bascom AVR dan pengolah data mikrokontroler ATmega 8535. Secara umum alat yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan diharapkan pengembangannya lebih lanjut untuk memperbaiki kinerja dari alat yang dibuat.

Kata kunci : sensor ultrasonik, mikrokontroler ATmega 8535










Perancangan Pengendali Debit Air Dari Ketinggian Yang Berbeda Menggunakan Mikrokontroler Basic Stamp

Contoh Tugas Akhir

Perancangan Pengendali Debit Air Dari Ketinggian Yang Berbeda Menggunakan Mikrokontroler Basic Stamp


Abstrak

Bejana utama yang memiliki 2 lubang dengan posisi ketinggian yang berbeda, dimana pada kedua lubang tersebut memiliki diameter yang sama besarnya. bejana diisi dengan air lalu buka kedua katup lubang tersebut biarkan air mengalir pada tiap lubang dalam waktu yang sama. Secara pengamatan didapatkan lubang yang letaknya lebih dekat dari dasar bejana memiliki debit air yang lebih besar dibandingkan dengan lubang yang jauh dengan dasar bejana. Dari permasalahan diatas maka untuk didapatkan debit air yang sama menggunakan mikrokontroler Basic Stamp BS2p40. Pada perancangan alat ini pelampung yang ada di bejana 1 dan bejana 2 akan mendektesi keluaran air pada tiap bejana 1 dan bejana 2, lalu potensiometer bergeser dan berubah nilai tegangannya sesuai dengan jarak pelampung, data potensiometer lalu dikirimkan ke mikrokontroler Basic Stamp BS2P40, Mikrokontroler Basic Stamp BS2P40 akan mengolah data tersebut agar dapat dikirim ke Motor Servo kedalam sebuah pulsa. Agar dapat menggerakan arah/posisi servo yang diinginkan. Dari hasil pengujian didapatkan debit air tiap bejana mendapatkan kondisi debit air sama.










PERANCANGAN ALAT UJI KEBISINGAN KNALPOT SEPEDA MOTOR BERBASIS MIKROKONTROLER

Contoh Tugas Akhir

Perancangan alat uji kebisingan knalpot sepeda motor berbasis mikrokontroler PICI16F877A


Abstrak

Semakin banyak pengguna sepeda motor melakukan perubahan pada bagian kendaraannya yaitu knalpot.Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup disebutkan batas kebisingan yang diizinkan untuk kendaraan penggunaan harian adalah maksimal 90 dB. Saat ini Polisi sedang menerapkan peraturan tersebut dengan tujuan untuk menertibkan kendaraan dengan tingkat kebisingan yang sangat tinggi. Namun dalam penerapan peraturan tersebut, Polisi belum memiliki alat ukur kebisingan tersebut. Sehingga dari permasalah di atas dirancang sebuah alat pengukur kebisingan.Alat ukur ini dapat mengukur dan menampilkan tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh sebuah knalpot sepeda motor khususnya. Alat uji kebisingan ini menggunakan sensor suara sebagai komponen penerima suara knalpot. Data suara akan diolah oleh mikrokontroler PIC16F877A. Interface hasil pengukuran ditampilkan di PC atau LCD.Hasil yang telah dicapai dari perancangan ini adalah telah berhasil dirancang sebuah alat uji kebisingan knalpot berbasis mikrokontroler yang dapat menampilkan hasil pengukuran dalam satuan desibel (dB) dan ditampilkan di software yang telah dibuat di Visual Basic. Namun nilai yang diukur belum seakurat dengan alat pembanding buatan pabrik. 











Senin, 21 April 2014

Rancang Bangun Penentu Arah Kiblat Portable Berbasis Mikrokontroler

Contoh Tugas Akhir

Rancang Bangun Penentu Arah Kiblat Portable Berbasis Mikrokontroler




Abstrak

Masalah penentuan arah kiblat dalam pelaksanaan shalat sekarang ini masih memerlukan perhatian serius, tidak hanya oleh ulama, pemuka masyarakat, pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat muslim pada umumnya. Saat ini, banyak dari umat islam Indonesia berpatokan pada arah tenggelamnya matahari atau arah barat dalam menentukan arah kiblat. Untuk mengetahui arah kiblat yang benar, maka dirancangan sebuah alat penentu arah kiblat yang berbasis mikrokontroler.Metode yang digunakan pada sistem ini adalah melakukan perhitungan matematik dari data yang dihasilkan GPS yang berupa posisi lintang dan bujur, kemudian membandingkan hasil perhitungannya dengan data dari kompas digital yang merepresentasikan kemana arah pengguna alat menghadap. Arah kiblat dapat diketahui dengan melihat arah yang ditunjukan oleh jarum penunjuk arah kiblat.Berdasarkan pengujian yang dilakukan pada GPS PMB-648 dan kompas digital HM55B yang dihubungkan dengan mikrokontroler basic stamp BS2P40, dihasilkan sudut yang menjadi acuan pergerakan jarum penunjuk arah kiblat dalam menentukan arah kiblat. Namun pengaplikasiannya terbatas hanya untuk wilayah Indonesia, Asia Tenggara, dan beberapa negara yang berada di pada koordinat lintang selatan dan bujur timur.













Pengaturan Flow Debit Air Pada Kran Otomatis Menggunakan Sensor Infrared

Contoh Tugas Akhir 

Pengaturan Flow Debit Air Pada Kran Otomatis
Menggunakan Sensor Infrared

Kebutuhan air merupakan hal yang penting bagi kehidupan makhluk hidup terutama bagi kelangsungan hidup manusia, sifat lupa yang dimiliki oleh setiap orang mungkin dapat mengakibatkan pemborosan air terutama ketika dalam penggunaan air dengan menggunakan media saluran kran yang masih bekerja secara manual. Prototipe yang dirancang adalah pengaturan flow debit air pada kran otomatis menggunakan sensor infrared, pada perancangan ini digunakan sensor infrared sharp GP2D12 dengan output analog dan bekerja pada jangkauan jarak 10-80cm. Kran yang digunakan menggunakan kran solenoida valve elektrik yang bekerja hanya dua kondisi yaitu pada kondisi on atau off. Dengan menggunakan mikrokontroler Basic Stamp2P40 dan ADC 0832 yang digunakan untuk mengubah output dari sensor infrared. Pengujian kran solenoida menggunakan empat metode yaitu pengujian terhadap masing-masing kran, pengujian terhadap dua kran yang diaktifkan secara bersamaan, pengujian terhadap tiga kran yang diaktifkan secara bersamaan, dan pengujian terhadap tiga kran yang diaktifkan secara bergantian. 

Bab I


Bab II


Bab III

Download

Bab IV

Download

Bab V

Download

Perancangan Sistem Kendali Payload Menggunakan Sensor Gyroskop Memanfaatkan Control PID

Contoh Tugas Akhir

Perancangan Sistem Kendali Payload Menggunakan Sensor
Gyroskop Memanfaatkan Control PID

Abstrak
Dalam proses pemetaan, kehadalan sistem untuk mendapatkan titik fokus untuk pengambilan gambar merupakan hal yang mutlak harus dimiliki oleh satelit maupun payload. Tujuan perancangan prototipe payload untuk mendapatkan posisi kembali setpoint dari proses terjadinya getaran serta pergeseran sistem dari nilai keseimbagan. Pengerak atau aktuator menggunakan motor brushless untuk mestabilkan sistem agar kembali keposisi awal atau setpoint. Sensor gyro idg500 membaca kondisi payload. Pusat pengelolaan informasi dilakukan oleh mikrokontroler basic stamp dimana mikrokontroler ini diprogram menggunakan bahasa basic, sedangkan informasi tentang kondisi payload akan dikirim melalui jalur udara yang akan ditampilkan pada PC. Bentuk payload ini berbentuk tabung dengan panjang 10 cm dan lebar 20 cm. Kiri dan kanan payload dilengkapi motor brushless untuk mestabilakan posisi benda agar kembali ke setpoint. Prototipe payload ini digantung serta digetarkan agar melayang-layang. Kondisi payload dapat dilihat pada PC.
Download


Bab I

Download


Bab II

Download


Bab III

Download


Bab IV

Download


Bab V

Download

Jumat, 18 April 2014

Contoh Judul Tugas Akhir Teknik Elektro

Tugas akhir adalah tugas yang dikerjakan oleh mahasiswa tingkat akhir sebagai persyaratan kelulusannya. Tugas akhir juga sering disebut dengan skripsi untuk mahasiswa tingkat diploma dan S1. Sedang untuk mahasiwa S2 disebut dengan tesis, dan pada mahasiswa S3 disebut dengan disertasi. Tugas akhir seringkali menyita pikiran dan tenaga kita, karena ini bukan tugas biasa dan memiliki prosedur yang kompleks untuk menuju kelulusan.




Contoh Judul Tugas Akhir Teknik Elektro


Prosedur pertama yang harus kita hadapi dalam mengerjakan tugas akhir adalah “menentukan judul”. Karena ini bukan tugas biasa, maka judulnya pun bukan judul biasa. Judul yang dipilih sebagai judul tugas akhir kita ialah judul yang mengandung batasan kuantitatif, batasan kualitatif serta tidak bertele-tele. Yang disebut dengan batasan kuantitatif ialah dalam bentuk apa tugas akhir yang akan Anda hasilkan, apakah itu dalam bentuk rancang bangun (prototype), simulator, alat kontrol, atau penelitian? Sedang batasan kualitatif ialah tentang fungsi dan kegunaannya.
Dalam tahap menentukan judul ini, tak jarang mahasiswa menjadi bimbang dan tak punya cukup inspirasi untuk menentukannya. Seringkali kita mencari judul skripsi dan tugas akhir melalui media internet, karena memang sudah banyak situs yang memuat informasi tentang contoh judul skripsi atau tugas akhir. Disini pun kami ingin membantu Anda yang sedang menghadapi tugas akhir, untuk mencari inspirasi tentang judul yang akan diajukan. Sangat penting untuk menyesuaikan tema dan judul tugas akhir dengan kemampuan akademik dan kondisi keuangan kita. Jangan sampai kita tertekan karena tak mampu mengerjakannya.
Berikut ini kami berikan contoh judul tugas akhir teknik elektro bagi Anda para mahasiswa yang mengambil jurusan teknik elektro ini :

Contoh Judul Skripsi (Tugas Akhir) Teknik Elektro
Rancang Bangun Sistem Penetas Telur Berbasis Mikrokontroler
Prototype Alat Pendeteksi Kadar Air Pada Beras
Simulator Kontrol Suhu Dalam Rumah Kaca
Pengaturan Suhu Otomatis Dalam Ruangan Kelas
Sistem Kontrol Nyala Lampu Otomatis Pada  Ruang Baca Berbasis Mikrokontroler
Sistem Monitoring Debit Limbah Cair Menggunakan Mikrokontroler
Sistem Kontrol Dan Intensitas Cahaya Pada Ruang Kuliah
Sistem Monitoring Keamanan Rumah Dengan Website
Kartu Tol Elektrik Menggunakan RFID Berbasis Website
Sistem Monitoring Kekeruhan Air Berbasis Mikrokontroler
Sistem Kontrol Motor DC Pada Pintu Geser Menggunakan PID
Rancang Bangun Stasiun Cuaca Berbasis Web
Sistem Kontrol Kecepatan Lift Menggunakan PID
Rancang Bangun Mesin Kasir Otomatis Pada Restoran Sushi
Sistem Monitoring Kecepatan Kereta Api Berbasis Mikrokontroler
Sistem Monitoring Kondisi Kereta Api Menggunakan Arduino Dan Modem GSM
Robotic Vacuum Cleaner
Sistem Monitoring Kadar PH Air Berbasis Web
Rancang Bangun Vending Machine Berbasis Mikrokontroler
Rancang Bangun Mesin Pencampur Minuman Otomatis Dengan Mikrokontroler Berbasis SMS
Perancangan Sepeda Elektrik Menggunakan Solar Cell
Perancangan Alat Penghangat Makanan Otomatis Menggunakan Solar Cell
Sistem Kontrol Level Air Pada Bendungan Menggunakan PLC
Sistem Monitoring Kualitas Air Jarak Jauh Pada Tambak Bandeng
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Pencurian Muatan Pada Truk Barang
Sistem Pemberi Makan Otomatis Pada Burung
Rancang Bangun Sitem Peringatan Dini Pada Banjir Berbasis Web
Rancang Bangun Sistem Pengamanan Sepeda Motor Menggunakan SMS
Rancang Bangun Sistem Pemotongan Batu Bata Berbasis Mikrokontroler


Untuk  sampel Tugas Akhir bisa DOWNLOAD di link berikut:.

Aplikasi Tracking Menggunakan Handphone Dan Pemantauan Lokai Menggunakan  Webcam
Perancangan Pengendali Debit Air Dari Ketinggian Yang Berbeda Menggunakan Mikrokontroler Basic Stamp
Perancangan Sistem Monitoring Ketinggian Air Dan Kendali Irigasi Berbasis Sensor Ultrasonik Melalui Frekuensi Radio Half Duplex
Pengaturan Flow Debit Air Pada Kran Otomatis Menggunakan Sensor Infrared
Perancangan Alat Uji Kebisingan Knalpot Sepeda Motor Berbasis Mikrokontroler
Rancang Bangun Penentu Arah Kiblat Portable Berbasis Mikrokontroler
Perancangan Sistem Kendali Payload Menggunakan Sensor Gyroskop Memanfaatkan Control PID
Visualisasi Pesan Di Belakang Kendaraan Roda Empat Menggunakan Mikrokontroler
Perancangan Sistem Pengering Kertas
Pengembangan Inkubator Bayi Dan Sistem Monitoring Berbasis Wireless
Aplikasi RTC Dan Penggunaan Eeprom Untuk Menentukan Waktu Keberangkatan Bus Berbasis Mikrokontroler
Kendali On/Off Dan Intensitas Lampu Menggunakan Frekuensi Radio
Perancangan Telemetri Suhu Dan Kelembaban Sebagai Pendeteksi Peringatan Dini Bencana Alam
Simulasi Pemantauan Gerbang Kereta Api Menggunakan TLP/RLP 434
Perancangan Autonomous Payload Berbasis GPS Dan Mikrokontroler Picaxe-40X2 (studi kasus korindo 2010)
Perancangan Navigasi Mobile Robot Menggunakan Kompas HM55B

PPC Iklan Blogger Indonesia
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Web Hosting